Sejarah

1954

Pada tahun 1954 di Provinsi Sulawesi Tengah dibangun sebuah Lapangan Terbang oleh Pemda dan Dinas Pekerjaan Umum seksi Donggala dan diberi nama “MASOWU” yang dalam bahasa daerah setempat (Suku Kaili) berarti Berdebu. Hal ini sesuai dengan kondisi sekitar lapangan terbang yang menimbulkan debu beterbangan pada saat didarati oleh pesawat.

Nama lapangan terbang MASOWU ini hanya dipakai dalam kurun waktu kurang lebih 2 (dua) tahun yaitu 1954-1957. Pada tahun 1957 lapangan terbang ini secara resmi beroperasi. Oleh presiden Republik Indonesia yang Pertama, Bapak Ir. Soekarno diberi nama Lapangan Terbang “MUTIARA”.

2014

Pada tahun 2014, Bandar Udara terbersar di Sulawesi Tengah ini resmi berganti nama dari sebelumnya Bandar Udara MUTIARA di tambahkan menjadi Bandar Udara MUTIARA SIS AL-JUFRI PALU sesuai dengan SK Menteri Perhubungan Nomor KP 178 tahun 2014. Nama Sis Al-Jufri diambil dari nama seorang tokoh besar di Sulawesi Tengah yang berperan dalam pencerdasan masyarakat melalui dakwah dan pendidikan. Sis Al-Jufri juga merupakan seorang tokoh yang konsisten menentang penjajahan di Indonesia.

 

Bandara ini juga sempat beberapa kali berpindah tangan, yakni dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Donggala (1963), sebelum akhirnya diserahterimakan pengelolaan dan pengawasannya kepada Departemen Perhubungan Udara/Direktorat Penerbangan Sipil dan Kepala Pelabuhan Udara Mutiara (28 Oktober 1964).

Kronologis Perubahan Status/Kelas/Sebutan Bandar Udara

1

PERUBAHAN SEBUTAN PELABUHAN UDARA MENJADI BANDAR UDARA

Sesuai Surat Edaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara IV No. SE129/Ot.103/Wp.IV-85 Tanggal 30 Agustus 1985, terhitung 1 September 1985.

2

PENETAPAN BANDAR UDARA MUTIARA PALU DIKLASIFIKASIKAN SEBAGAI BANDAR UDARA KELAS II

Sesuai Surat Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 4 Tahun 1995 tentang Penetapan Kelas Bandar Udara di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

3

PENETAPAN BANDAR UDARA MUTIARA PALU DIKLASIFIKASIKAN SEBAGAI BANDAR UDARA KELAS I

Sesuai Surat Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 7 Tahun 2008 tanggal 12 Februari 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Bandar Udara.

4

PERUBAHAN NAMA BANDAR UDARA MUTIARA PALU MENJADI BANDAR UDARA MUTIARA SIS AL-JUFRI

Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 178 tahun 2014 Tanggal 28 Februari tahun 2014 tentang Perubahan nama Bandar Udara Mutiara Palu menjadi Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri Palu.

5

PENETAPAN UPBU MUTIARA SIS AL-JUFRI SEBAGAI SATKER BLU

Sesuai Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 273/KMK.05/2017 tanggal 13 Maret 2017 tentang Penetapan UPBU Mutiara Sis Al-Jufri sebagai Satker BLU.

Nama-nama Kepala Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu

Letnan Muda Isnan

1958-1960

Kapten Udara Doekri Soekirno

1960-1962

Letnan Muda Udara II SMT. Gultom

1962-1963

E. Kasese

1963-1971

Drs. Mustamin Aburaera

1971-1978

M. Sialagan

1978-1982

G. B Wira

1982-1985

Drs. Moh Daud

1985-1989

Suhartono

1989-1992

Drs. Karel Sampe

1992-1995

Ardan Ilham

1995-1999

Drs. Adi Kanrio Dayanun, SH., MM., MH.

1999-2005

Suhartono

1989-1992

Drs. Karel Sampe

1992-1995

Ardan Ilham

1995-1999

Drs. Adi Kanrio Dayanun, SH., MM., MH.

1999-2005

Hi. Indar Dewa Bidmal, BBA., S.Sos., Mba.

2005-2011

Herson, SH.

2011-Desember 2013

Benyamin Noach Apituley, SE.

Januari 2014 - 15 April 2015

Cecep Kurniawan, ST., MT.

15 April 2015 - 23 April 2015

Benyamin Noach Apituley, SE.​

23 April 2015 - 12 Desember 2019

Ubaedillah, SE., MT.

12 Desember 2019 - Sekarang

Statistik Pengunjung

001605
Users Today : 5
Total Users : 1605
Views Today : 14
Who's Online : 1