FGD Perkuat Kesiapan Bandara Int. Mutiara Sis Al-Jufri Sambut Penerbangan Palu–Guangzhou

Palu, 12 Februari 2026 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama para pemangku kepentingan terus mematangkan persiapan operasional Bandara Mutiara Sis Al-Jufri sebagai bandara internasional, menjelang rencana penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou, Tiongkok, pada 17 April 2026.

Sebagai bagian dari rangkaian persiapan tersebut, telah dilaksanakan Forum Group Discussion (FGD) Pre-Launching Bandara Mutiara Sis Al-Jufri sebagai Bandara Internasional. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ibu dr. Reny A. Lamadjido, M.Kes, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah, pimpinan dan anggota DPRD, para kepala OPD, pelaku usaha, serta stakeholder strategis terkait.

FGD ini dihadiri oleh Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Capt. M. Mauludin, yang mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Bapak Lukman F. Laisa, serta Kepala Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri, Bapak Prasetiyohadi. Dalam sambutannya, Capt. M. Mauludin menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung operasional Bandara Mutiara Sis Al-Jufri sebagai gerbang internasional di Kawasan Timur Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan berkas dukungan pelaksanaan Pre-Launching Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri, yang melibatkan 13 pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah serta dukungan dari sejumlah perusahaan dan asosiasi strategis, antara lain PT. Indonesia Morowali Industrial Park (PT. IMIP), PT. Gunbuster Nickel Industry (PT.GNI), Alliance of Indonesia Tour & Travel Agencies (AITTA), serta PT. Cocos Tour Indonesia. Penandatanganan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan penerbangan internasional di Sulawesi Tengah.

FGD menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri, Bapak Prasetiyohadi, perwakilan PT Cocos Tour Indonesia, Bapak Mohammad Dino Gobel, Pimpinan Alliance of Indonesia Tour & Travel Agencies (AITTA) Bapak I Gede Yogantara Teguh Ekowijaya, dengan moderator Prof. Dr., Ir. Muh. Nur Sangadji, DEA. Diskusi difokuskan pada kesiapan operasional bandara, potensi pasar penerbangan internasional, serta sinergi pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung rute Palu–Guangzhou yang akan dioperasikan oleh China Southern Airlines.

Dalam kesempatan ini, Bapak Prasetiyohadi menyampaikan bahwa persiapan fasilitas keimigrasian (CIQ) dan infrastruktur terminal terus dipercepat sesuai standar internasional guna menjamin kelancaran operasional penerbangan luar negeri. Rute Palu–Guangzhou dinilai strategis sebagai langkah awal konektivitas langsung Sulawesi Tengah dengan Tiongkok, khususnya dalam mendukung sektor investasi, pariwisata, industri dan ekonomi Sulawesi Tengah.

Melalui FGD ini, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menyatakan optimisme bahwa operasional penerbangan internasional di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri dapat berjalan lancar, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah. Dukungan yang kuat dan berkesinambungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dunia usaha diharapkan menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan layanan penerbangan internasional dan memperkuat konektivitas global Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *